10 Poin tentang film “ADA APA DENGAN CINTA 2” (Ulasan Singkat)

cinta rangga

Hai, Sahabat Blogger! Salam kenal ya, saya baru mulai belajar aktif nge-Blog nih… ^_^|
Tulisan ini adalah kesimpulan saya setelah menonton film AADC 2… tapi ini bukanlah sebuah RESENSI FILM yang sifatnya serius lho, melainkan hanya catatan ringan yang merupakan opini saya pribadi. Selamat menyimak!

Berikut ini adalah 10 Poin tentang AADC 2:

1. Beneran. Rangga ternyata memang jagoan, walau sempat menyebalkan… pernah bersikap pengecut terhadap Cinta (ternyata ada alasan kuat), justru dia bagi saya adalah seorang “gentleman” sejati yang nggak mau “ngajak hidup susah” anak gadis orang dengan masa depan yang gak jelas.
2. Beneran. Rangga itu Birrul Walidain (berbakti pada ortunya). Dia menemani Ayahnya sampai akhir hayat beliau. Selama 25 tahun hidup tanpa Ibunya, dia sudah sangat terbiasa. Akhirnya dia menyerah juga untuk menemui wanita yang melahirkannya itu. Berkat Cinta yang memberi support dengan kata-kata, “Kalau saya bisa berdamai dengan dirimu, maka kamu juga sebaiknya bisa berdamai dengan Ibumu.” Cinta juga berpesan setelah hampir satu hari “jalan bareng” dengan Rangga di Yogya, “Take care of her, okay?”.
3. Beneran. Rangga punya alasan kuat kenapa dia telah memutuskan Cinta, justru setelah Cinta dan keluarganya sempat menemuinya di New York saat berlibur. Ternyata ada satu misteri, yang Cinta sendiri baru tahu setelah Rangga menjelaskan (yaitu kata-kata yang dibisikkan oleh Ayah Cinta kepada Rangga). Apakah itu?
4. Beneran deh, di dalam film ini, si Cinta butuh Aqua banyak. *EH, hihihi… Ternyata ada turut campur semesta dalam pertemuan Cinta dan Rangga di Yogyakarta, saat Cinta dan sahabat2nya berlibur setelah sekian lama mereka nggak berkumpul, sibuk dengan urusan masing2. Maura yang telah memiliki anak tiga, dan Milly yang sedang hamil (menunggu kelahiran bayinya). Tahu nggak, siapa yang jadi suaminya Milly dalam AADC 2? Hahaha… silakan nonton sendiri yaaa? (Bagi yang sudah menonton AADC 1 pasti surprised!)
5. Beneran. Pas nonton film ini baru tahu… kalau sebenarnya Rangga dan Cinta bukan berpisah selama 14 tahun seperti yang diributkan oleh banyak orang di media sosial dan iklan TV, melainkan sekitar 9 tahun saja! Ternyata 14 tahun itu adalah jarak tayangnya film AADC 1 dan AADC 2. Begicuuu… (Eh, tapi kalau aku “salah dengar” maaf ya? Mungkin saat itu saya juga butuh Aqua banyak! Jadi, mohon ralatnya ya, kalau saya keliru?)
6. Beneran juga, Cinta pada dasarnya adalah seorang gadis yang sangat cinta keluarga dan sahabat. Waktu telah membuktikan persahabatan yang tulus antara dia dan 4 orang sahabatnya (Maura, Alya, Karmen dan Milly). Rangga pun mengakui soal itu. Setelah menonton film ini, saya juga baru tahu kenapa Alya enggak muncul dalam AADC 2.
7. Beneran. Cinta perhatian sama yang namanya “keluarga”. Mungkin sebelumnya bisa dibayangkan, Cinta yang penuh kasih sayang dari ortu dan teman2nya… jatuh cinta sama Rangga yang (kesan pertama) angkuh, sombong, belagu, suka “nyelekit” kalau ngomong… ya karena kondisi keluarga Rangga nggak seperti Cinta. Rangga saat remaja menjadi sangat individualis, bertolak belakang dengan Cinta yang sangat solid bersahabat dengan keempat gadis lainnya. Saat Cinta terpuruk dan merasa “sakit” bertahun-tahun, persahabatan yang telah menguatkannya.
8. Beneran. Rangga sudah jauh berubah dibandingkan saat berseragam putih-abu2. Dia lebih luwes, komunikatif dan enggak emosional lagi. Dulu, dia pernah membiarkan Cinta pulang sendirian karena ngambek dengan kata-katanya Rangga, dari Kwitang (tempat buku loakan di Pasar Senen) menuju tempat konser musik (di mana Cinta sudah janjian dengan sahabat2nya). Saat itu Rangga sangat gengsi untuk mengejar/menyusul Cinta. Tapi pada pertemuannya sebagai laki2 dewasa, dia sudah bisa menaklukkan Cinta… dengan secepatnya meminta maaf, lalu bisa mengembalikan suasana penuh “romantisme tapi sangat sopan” (walau ada keraguan/kepedihan).
9. Beneran. Akhirnya Cinta dan Rangga sudah saling memaafkan, dan ternyata mereka masih saling cinta. Rangga masih sendiri! Single and Mature… Mapan juga, karena sudah punya usaha di New York, sekaligus menjadi seorang penulis. Sayangnya… Cinta baru saja bertunangan, sebelum berlibur ke Yogyakarta.
10. Beneran. Cinta pun pusing… bagaimana menjelaskan pada tunangannya (Trian, yang pekerja keras dan sempat dicap “KAYA sejak lahir” oleh Rangga dan membuat Cinta tersinggung lalu ngambek). Siapakah yang akan dipilih Cinta? Rangga yang seorang Pujangga namun punya rasa tanggung jawab tinggi, walau sempat melakukan kesalahan yang disesalinya (memutuskan Cinta)? Ataukah Trian, seorang Pengusaha sukses yang kesehariannya selalu bekerja keras demi bisnisnya? Kalau mau tahu… yaaa nonton dong, film ini? Apresiasilah, karya dari para seniman dan sutradara & seluruh kru film ini. Pastinya, menghibur dan ada pesan morilnya dalam cerita ini.

*NOTE:
Dalam menulis kesepuluh poin ini, aku mengabaikan unsur Politik dan Agama untuk dikomentari… karena sudah jelas bagi yang ingin mempermasalahkan kedua unsur tersebut, bisa akan lebih panjang lagi dibahas (pasti macam2 tinjauannya).
Untuk segi “adegan orang dewasa” di film ini cenderung tidak ada yang vulgar dan antara Rangga dan Cinta berinteraksi sangat biasa, santun walau hatinya penuh cinta. Adegan ciuman di film ini hanya satu kali, sama seperti dalam film AADC 1 di tahun 2002. Namun demikian, tetap disarankan agar penonton dibatasi untuk usia minimal 13 tahun seperti yang ditentukan.

Sekian ulasan singkat tentang film AADC 2. Kalau mau lebih seru, bisa nonton film AADC 1 di Youtube yang ditayangkan tgl. 16 Mei 2012 (karena akan lebih “nyambung”, dan cukup menghibur dengan kelucuan dari tokoh Milly dan Mamet)

Sekian dan terima kasih, telah membaca tulisan ini. (Copas dari FB saya)
Bagi yang belum menonton, semoga masih sempat ya? Selamat menonton!

Depok, 19 Mei 2016.
~Ida Robit~

AADC2

Advertisements

4 thoughts on “10 Poin tentang film “ADA APA DENGAN CINTA 2” (Ulasan Singkat)

  1. Hallo, saya tidak pernah benar2 menonton film AADC1. Maksud saya, jangankan di bioskop saat AADC1 tayang di TV pun saya tdk pernah nonton cuma dilirik aja tvnya. Tapi yg AADC2 saya sempat nonton dengan teman dan saya suka settingnya baik bagian di Jogja ataupun di NewYork. Sudah itu saja. Salaam kenal 🙂

    Liked by 1 person

  2. AADC 2 laku keras ya mbak meski banyak persepsi atau pendapat macam-macam yang pro dan kontra.. ^^ Karakter-karakternya keliatan kuat dan ide ceritanya nyambung bisa memancing ingatan penonton AADC 1. Terus iklan dan promosinya juga kreatif.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s